Doa Bersama Malam Likuran dan Pembentukan Panitia Memetri Bumi 2026 di Desa Widarapayung Kulon
Pemerintah Desa Widarapayung Kulon menggelar kegiatan Doa Bersama Malam Likuran sebagai penanda telah memasuki hari ke-21 bulan suci Ramadhan 1447 H atau tahun 2026. Kegiatan yang sarat makna spiritual dan kebersamaan ini dilaksanakan dengan penuh khidmat serta dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat desa.
Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Perangkat Desa Widarapayung Kulon, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Karang Taruna, TP PKK, para Ketua RT/RW, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan kuatnya kebersamaan dan semangat gotong royong dalam menjaga tradisi serta mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tausiyah kultum yang disampaikan oleh Kyai Kasim Zaenurofi dari jajaran Takmir Masjid Jami Baiturrohman. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan di sepuluh malam terakhir Ramadhan, yang diyakini sebagai malam-malam penuh keberkahan dan kesempatan untuk meraih pahala yang berlipat ganda.
Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan Musyawarah Pembentukan Panitia Memetri Bumi Tahun 2026. Kegiatan musyawarah ini dipandu oleh Ketua BPD dengan melibatkan seluruh peserta yang hadir. Tradisi Memetri Bumi merupakan salah satu agenda budaya masyarakat yang akan dilaksanakan pada bulan Apit dalam Kalender Jawa, sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi serta keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui proses musyawarah yang berlangsung secara mufakat, susunan kepanitiaan akhirnya disepakati oleh seluruh peserta. Selanjutnya, Kepala Desa Widarapayung Kulon secara resmi mengesahkan kepanitiaan tersebut, yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) Kepanitiaan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilaksanakan dedudung dan doa bersama Malam Likuran. Tradisi ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus harapan agar masyarakat Desa Widarapayung Kulon senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, serta keselamatan, khususnya dalam menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Widarapayung Kulon berharap nilai-nilai kebersamaan, spiritualitas, serta pelestarian tradisi lokal dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Doa bersama Malam Likuran tidak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga sarana memperkuat persatuan dan kekompakan seluruh warga desa.
Form Komentar